Coutinho Segera ke Barcelona?

Coutinho Segera ke Barcelona?

Jakarta – Rumor Phillipe Coutinho akan ke Barcelona berhembus kian kencang. Transfernya dari Liverpool kini diduga tinggal tunggu waktu saja.

Hal itu berkaitan erat dengan sebuah pernyataan di laman web situs Nike, yang sudah “mengumumkan” bahwa pemain Brasil tersebut akan berseragam Barcelona.

Dalam mempromosikan seragam Blaugrana di gerai online-nya, Nike menyebut bahwa Coutinho siap menyemarakkan Camp Nou. Para suporter pun bisa bersiap-siap memesan jersey Barca bertuliskan nama pemian asal Brasil tersebut.

Pada prosesnya, seperti dikutip Soccerway, Nike menghapus halaman itu. Belum diketahui persis apakah “pengumuman” itu bagian dari kesalahan internal Nike, yang terburu-buru beriklan sebelum ada transfer resmi, atau ada dedemit maya yang meretas situs Nike.

Sudah bukan rahasia jika Coutinho memang sangat diminati Barcelona semenjak musim panas lalu. Beberapa tawaran pun sudah diajukan Blaugrana, walaupun Liverpool terus menampik tawaran tersebut. Bursa transfer akan dibuka lagi pada bulan Januari.

Kedatangan Virgil van Dijk dari Southampton, yang membuat Liverpool harus merogoh kocek dalam-dalam demi menggelontorkan 75 juta pound sterling, membuat rumor Coutinho santer lagi. Ada yang menduga The Reds harus melepas pemain demi menyeimbangkan neraca keuangan.

Batal Comeback di Abu Dhabi, Djokovic Diragukan Tampil di Australia Terbuka

Batal Comeback di Abu Dhabi, Djokovic Diragukan Tampil di Australia Terbuka

Abu Dhabi – Rencana Novak Djokovic untuk kembali mengayun raket akhir pekan ini urung terwujud. Djokovic pun tak yakin dirinya akan siap untuk Australia Terbuka.

Setelah absen selama nyaris enam bulan karena cedera siku, Djokovic berencana turun di turnamen ekshibisi Mubadala World Tennis Championship di Abu Dhabi, Jumat (29/12/2017) waktu setempat. Itu seharusnya akan jadi penampilan perdana Djokovic setelah terakhir kali bertanding di Wimbledon.

Namun petenis asal Serbia itu memutuskan untuk mundur dari turnamen tersebut. Djokovic kembali merasakan sakit pada sikunya.

“Saya sangat kecewa karena terpaksa mundur dari Mubadala World Tennis Championship,” Djokovic mengatakan seperti dikutip ESPN.

“Sayangnya, dalam beberapa hari terakhir saya mulai merasakan sakit di siku dan setelah beberapa tes, tim medis saya menyarankan agar saya tidak mengambil risiko, mundur dari turnamen dan langsung melanjutkan terapi.”

Djokovic tak menyebutkan berapa lama waktu yang ia perlukan untuk memulihkan diri. Tanda tanya pun muncul terkait keikutsertaan Djokovic di grand slam Australia Terbuka yang bergulir mulai 15 Januari 2018.

“Sekarang saya harus menerima situasi ini dan menunggu hasil terapi agar bisa mulai bermain tenis lagi dan kembali ke ritme. Ini mungkin berpengaruh terhadap awal musim dan rencana turnamen, tapi keputusan akan dibuat dalam beberapa hari yang akan datang,” Djokovic mengatakan.

Yamaha Tetap Akan Kesulitan Sekalipun Lorenzo Bertahan

Yamaha Tetap Akan Kesulitan Sekalipun Lorenzo Bertahan

Jakarta – Yamaha gagal bersaing dengan Honda dan Ducati di musim 2017. Bos Yamaha Lin Jarvis menilai situasi timnya akan sama seandainya Jorge Lorenzo tetap bertahan.

Pebalap Spanyol itu hengkang ke Ducati setelah menghabiskan sembilan musim bersama pabrikan Jepang itu. Selama periode tersebut, Lorenzo sukses menggondol tiga titel juara dunia, sampai digantikan Maverick Vinales.

Duet Vinales dan Valentino Rossi tidak sanggup berbuat banyak usai hanya meraih empat kemenangan dalam 18 seri. Cengkeraman bagian belakang motor menjadi masalah motor mereka di sepanjang musim sehingga Vinales hanya mampu finis ketiga dan Rossi kelima di klasemen akhir.

“Apakah kami merindukan dia (Lorenzo) sampai seperti itu? Tidak,” ucap Jarvis di Autosport. “Tentu saja kami memiliki hubungan yang panjang dengan Jorge, dia memenangi tiga titel juara dunia dengan kami. Jadi kami punya banyak memori indah tentang Jorge dan kami masih melihat dia di sekitar paddock.”

“Saya pikir kami masih akan tetap mengalami masalah yang sama yang kami punya dengan Jorge maupun tanpa dia. Saya merindukan dia dalam level sosial, tapi saya pikir tidak dalam kaitannya dengan performa tim.”

“Maverick menjalani sebuah musim yang sangat bagus dengan kami, finis ketiga, dia membuat sebuah langkah maju. Secara potensi dia bisa saja mendapatkan hasil lebih baik kalau kami memberi dia peralatan yang lebih baik,” lanjut Jarvis.

“Apa yang sudah kami lalui dengan Jorge merupakan momen yang hebat. Namun, sekarang kami berada di jalan yang berbeda dan itu juga bagus.”

Usai Absen Nyaris Enam Bulan, Djokovic Siap Comeback Akhir Pekan Ini

Usai Absen Nyaris Enam Bulan, Djokovic Siap Comeback Akhir Pekan Ini

Abu Dhabi – Novak Djokovic siap kembali mengayun raket usai absen cukup lama karena cedera siku. Petenis asal Serbia itu akan tampil di turnamen ekshibisi di Abu Dhabi.

Djokovic menderita cedera siku di Wimbledon pada Juli lalu. Cedera tersebut memaksa Djokovic untuk menjalani operasi dan melewatkan paruh kedua musim.

Pemilik 12 gelar grand slam itu lantas absen dari sejumlah turnamen penting seperti grand slam Amerika Serikat Terbuka dan ATP World Tour Finals. Peringkat Djokovic pun merosot ke urutan 12.

Setelah menjalani pemulihan, Djokovic sudah mulai kembali mengayun raket empat pekan lalu. Kini petenis berusia 30 tahun itu siap menguji diri di turnamen ekshibisi Mubadala World Tennis Championship di Abu Dhabi yang bergulir 28-30 Desember akhir pekan ini.

“Saya memukul bola dengan baik sejak latihan pertama, tapi masalahnya adalah otot Anda, dan struktur tulang, dan ligamen dan sendi. Segalanya harus lebih kuat dan pada tempatnya dan terbiasa mendapat tekanan saat memukul bola dan semuanya,” Djokovic mengatakannya.

“Saya selalu melewati waktu yang menyenangkan di lapangan di Abu Dhabi tapi juga di luar lapangan saya pikir ini adalah turnamen yang menyenangkan,” dia melanjutkan.

“(Turnamen) ini memberi kami para pemain kesempatan untuk mengecek kondisi kami dalam permainan dan permainan kompetitif. Dan jelas bagi saya ini akan jadi pertandingan pertama setelah Wimbledon, dan itulah kenapa saya pikir saya mungkin makin tak sabar menantikannya.”