Jonatan Lolos, Ihsan Tersingkir

Jonatan Lolos, Ihsan Tersingkir

Wuhan – Jonatan Christie menyusul langkah Anthony Ginting ke babak kedua Kejuaraan Bulutangkis Asia 2018. Namun nasib berbeda dialami Ihsan Maulana Mustofa.

Jonatan melewati babak pertama dengan mulus. Menghadapi wakil Jepang Kazumasa Sakai di Wuhan Sports Center, Rabu (25/4/2018), Jonatan menang dua gim langsung 21-13, 21-11.

“Di game pertama, saya menerapkan tempo permainan yang cepat. Lawan tidak bisa mengembangkan permainannya. Makanya dia mencoba mengubah permainan di awal game kedua, tetapi saya kembali ke tempo saya dan akhirnya bisa terus mengontrol dia,” kata Jonatan.

“Saya juga melihat pergerakan kakinya kurang lincah, ini yang saya manfaatkan,” imbuhnya.

Di babak kedua, Jonatan akan menghadapi Ng Ka Long Angus. Sejauh ini, catatan head to head Jonatan melawan pebulutangkis Hong Kong itu adalah 2-2.

Namun langkah Jonatan tak diikuti oleh Ihsan Maulana Mustofa. Ihsan dikalahkan unggulan kedua Son Wan Ho dengan skor 17-21, 10-21.

Ini jadi kekalahan pertama Ihsan dari Son. Dalam dua kali pertemuan sebelumnya, Ihsan selalu menang atas pebulutangkis Korea Selatan itu.

Di nomor tunggal putri, Dinar Dyah Ayustine harus mengakui keunggulan Cheung Ngan Yi dengan skor 17-21, 18-21. Dengan demikian, tunggal putri sudah tak menyisakan wakil.

INFO LENGKAP

Meski Menyakitkan untuk Roma, De Rossi Gembira Salah Tampil Luar Biasa

Meski Menyakitkan untuk Roma, De Rossi Gembira Salah Tampil Luar Biasa

AS Roma tak bisa menghentikan Mohamed Salah dalam laga melawan Liverpool. Daniele De Rossi bahagia dengan penampilan bagus Salah, meski menyakitkan untuk Roma. Continue reading “Meski Menyakitkan untuk Roma, De Rossi Gembira Salah Tampil Luar Biasa”

MU Jalani Musim yang Bagus, tapi Tidak Istimewa

MU Jalani Musim yang Bagus, tapi Tidak Istimewa

Manchester – Manchester United dianggap belum mencapai titik istimewa. Tapi, bukan berarti performa mereka musim ini sepenuhnya buruk.

Dibanding musim lalu, Manchester United meraih beberapa kemajuan di periode ini. The Red Devils menjalani musim yang bagus, tapi belum sampai tahap istimewa.

Setelah musim lalu mendapat tiga trofi bersama Jose Mourinho, performa MU musim ini malah menurun. Satu-satunya trofi yang berpeluang mereka angkat adalah Piala FA.

Gary Neville sudah berkali-kali berkomentar tajam soal MU. Dan dia menganggap tak ada alasan bagi mantan timnya tersebut untuk muram durja karena kondisi ini.

“Bagi MU, apakah ini musim yang istimewa? Tidak. Tapi, ini adalah musim yang baik karena momentum untuk finis peringkat dua dan juara Piala FA masih terbuka,” ujar Neville.

“Jika bisa merealisasikan itu, musim ini bisa dibilang kemajuan bagi MU. Hal terpenting adalah mendapat medali yang dikalungkan di leher para pemain. Mereka tidak boleh meremehkan proses pengembangan dan terus menantang Manchester City musim depan,” tambah dia.

MU akan menghadapi Chelsea pada laga puncak Piala FA. Kedua tim sama-sama berhasrat besar karena bagi Mu maupun Chelsea, hanya trofi Piala FA yang bisa menjadi kebanggaan mereka musim ini.

Meski dapat tiga trofi, musim lalu MU hanya bisa finis di posisi enam klasemen. Keberhasilan menjuarai Liga Europa mengantar mereka dapat tiket Liga Champions.

KLIK DISINI

Rossi Benar-benar Khawatir dengan Honda

Rossi Benar-benar Khawatir dengan Honda

Austin – Valentino Rossi kecewa gagal naik podium di MotoGP Austin. Terkait para pesaing, The Doctor mewaspadai peningkatan yang dibuat Suzuki dan performa mantap Honda.

Memulai balapan dari posisi lima, Rossi menuntaskan MotoGP Austin di urutan empat. Dia terpaut sekitar sembilan detik dari Mar Marquez yang jadi juara di sana.

Finis di luar podium tak sesuai harapan Rossi. Dengan perfoma yang cukup oke di kualifikasi, The Doctor tadinya menargetkan masuk tiga besar.

“Saya berharap memiliki kecepatan yang lebih karena pada Jumat dan Sabtu siang saya bisa mendapatkan itu. Saya kesulitan karena suhu (ban). Saya berharap bisa dekat dengan Maverick (Vinales) dan bertarung untuk naik podium bersama Andrea (Iannone), tapi mereka lebih baik,” ucap Rossi usai balapan.

Soal kemenangan yang didapat Marc Marquez di Austin dan finis ketujuh Dani Pedrosa, Rossi menyebut performa motor Honda mendukung capaian dua rider tersebut. Motor Honda diakui Rossi sudah dalam tahap mengkhawatirkan sebagai pesaing.

“Itu mengkhawatirkan, mereka (Honda) sangat kuat. Motor mereka di atas motor kami semua. Mereka selalu bagus, tak peduli di kondisi apapun. Jadi ini akan sulit,” sahut Rossi.

Tim lain yang juga dipuji Rossi adalah Suzuki. Keberhasilan Alex Rins naik poidum di Argentina dan sukses Iannone finis ketiga di Austin menunjukkan peningkatan performa pabrikan asal Jepang itu.

“Dua balapan dua podium. Suzuki banyak berkembang dibanding tahun lalu. Mereka telah lebih baik dalam mesin, perlengkapan elektronik, dan mereka punya dua pebalap yang tangguh. Mereka akan lebih sering menghadirkan masalah untuk kami karena mereka telak bekerja dengan baik,” tuntas Rossi.

KLIK DISINI

Tak Perlu Belanja Lagi, MU Hanya Harus Konsisten

Tak Perlu Belanja Lagi, MU Hanya Harus Konsisten

Manchester – Romelu Lukaku yakin Manchester United mampu bersaing lebih sengit dengan Manchester City musim depan. Setan Merah tak perlu belanja besar.

MU menunjukkan laju yang sudah lebih baik ketimbang musim lalu. Setan Merah finis di urutan keenam kemarin, kini besar kemungkinan bisa berada di urutan kedua.

Sebagai runner-up, MU kalah dari tim tetangga, Manchester City. Tim besutan Pep Guardiola itu bahkan sudah mengunci gelar juara dengan baru menyelesaikan 33 pertandingan, dengan poin yang terpaut cukup jauh.

Kendati tertinggal cukup jauh, Lukaku menilai MU tak kalah dari City. Dia pun percaya diri Setan Merah bakal lebih sip ketimbang City musim depan.

“Saya tidak tahu, kalian harus bertanya kepada manajer (soal belanja pemain). Saya sih sangat percaya diri terhadap tim saya. Saya rasa kami bisa melakukannya dengan tim yang ada saat ini. Kami cuma harus lebih konsisten sepanjang musim,” kata Lukaku.

“Buat kami sangat penting untuk bisa lebih konsisten. Manajer juga harus melihat lagi apakah masih butuh pemain. Tapi, dengan pemain yang ada, saya rasa sudah cukup. Hanya perlu konsistensi,” dia menegaskan.

“Ini menjadi musim yang aneh buat kami. Jika saja kami bisa lebih konsisten, kami bisa bersaing sengit dengan Manchester City saat ini. tapi, kami sudah tahu apa yang harus ditingkatkan musim depan,” ujar dia.

Kepercayaan diri Lukaku tak lepas dari hasil-hasil bagus MU saat menghadapi tim-tim besar.

“Jika kalian melihat hasil pertandingan dengan tim-tim di enam besar, kami lebih sering menang. Kami harus melanjutkannya,” dia menambahkan.

KLIK DISINI

Marc Marquez kembali ke posisi teratas di sesi latihan bebas MotoGP Austin

Marc Marquez kembali ke posisi teratas di sesi latihan bebas MotoGP Austin

Austin – Marc Marquez kembali ke posisi teratas di sesi latihan bebas MotoGP Austin. Tapi secara keseluruhan, catatan waktu terbaik masih digenggam Andrea Iannone.

Dalam sesi latihan bebas ketiga di Circuit of the Americas, Sabtu (21/4/2018) malam WIB, Marquez mencatatkan waktu terbaik dua menit 4,608 detik. Rider Repsol Honda ini mengungguli Johann Zarco dan Andrea Iannone di posisi 2-3.

Zarco membukukan waktu terbaik dua menit 5,025 detik atau 0,417 detik lebih lambat dari Marquez. Sementara Iannone punya dua menit 5,223 detik.

Namun demikian, catatan terbaik dari seluruh sesi latihan sejauh ini masih dipegang Iannone. Pebalap Suzuki Ecstar ini menjadi yang tercepat di sesi kedua dengan waktu putaran terbaik dua menit 4,599 detik.

Cal Crutchlow, Andrea Dovizioso, dan Dani Pedrosa menempati posisi 4-6. Duo Movistar Yamaha ada di posisi tujuh dan sembilan, mengapit Alex Rins dari Suzuki. Scott Redding melengkapi 10 besar, satu posisi di depan Jorge Lorenzo.

Sesi kualifikasi sendiri diperkirakan akan berjalan dalam kondisi basah. Sementara itu, para pebalap juga mengeluhkan permukaan aspal yang bergelombang.

Hasil FP3 MotoGP Austin

1. Marc Marquez ESP Repsol Honda (RC213V) 2m 04.608s [Lap 9/14] 339km/h (Top Speed)
2. Johann Zarco FRA Monster Yamaha Tech3 (YZR-M1) 2m 05.025s +0.417s [9/10] 336k
3. Andrea Iannone ITA Suzuki Ecstar (GSX-RR) 2m 05.223s +0.615s [4/14] 337k
4. Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 2m 05.467s +0.859s [6/11] 343k
5. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (GP18) 2m 05.470s +0.862s [10/11] 339k
6. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda (RC213V) 2m 05.504s +0.896s [7/12] 343k
7. Maverick Viñales ESP Movistar Yamaha (YZR-M1) 2m 05.686s +1.078s [9/13] 341k
8. Alex Rins ESP Suzuki Ecstar (GSX-RR) 2m 05.704s +1.096s [11/13] 342k
9. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha (YZR-M1) 2m 05.799s +1.191s [4/13] 338k
10. Scott Redding GBR Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 2m 05.923s +1.315s [6/9] 329k
11. Jorge Lorenzo ESP Ducati Team (GP18) 2m 05.929s +1.321s [10/13] 338k
12. Danilo Petrucci ITA Pramac Ducati (GP18) 2m 05.929s +1.321s [9/10] 341k
13. Aleix Espargaro ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 2m 06.143s +1.535s [3/10] 338k
14. Takaaki Nakagami JPN LCR Honda (RC213V)* 2m 06.226s +1.618s [10/16] 332k
15. Tito Rabat ESP Reale Avintia (GP17) 2m 06.303s +1.695s [10/14] 336k
16. Jack Miller AUS Pramac Ducati (GP17) 2m 06.541s +1.933s [10/12] 338k
17. Pol Espargaro ESP Red Bull KTM Factory (RC16) 2m 06.596s +1.988s [9/12] 341k
18. Thomas Luthi SWI EG 0,0 Marc VDS (RC213V)* 2m 06.693s +2.085s [9/13] 334k
19. Hafizh Syahrin MAL Monster Yamaha Tech3 (YZR-M1)* 2m 06.809s +2.201s [3/11] 341k
20. Bradley Smith GBR Red Bull KTM Factory (RC16) 2m 06.948s +2.340s [4/11] 337k
21. Xavier Simeon ESP Reale Avintia (GP16)* 2m 07.063s +2.455s [10/14] 339k
22. Karel Abraham CZE Angel Nieto Team (GP16) 2m 07.166s +2.558s [9/12] 336k
23. Alvaro Bautista ESP Angel Nieto Team (GP17) 2m 07.226s +2.618s [10/15] 339k
24. Franco Morbidelli ITA EG 0,0 Marc VDS (RC213V)* 2m 07.332s +2.724s [7/12] 336k

INFO LENGKAP