Keputusan Zidane Sudah Tepat

Keputusan Zidane Sudah Tepat

Roma – Fabio Capello menilai Zinedine Zidane sudah tepat mundur dari posisi pelatih Real Madrid. Sebab tanpa gelar Liga Champions, Zidane bakal dipecat juga nantinya.

Zidane meninggalkan posisinya sebagai pelatih Kamis (31/5/2018). Pengumuman ini mengejutkan karena pelatih 46 tahun itu sebelumnya tak memberikan sinyal-sinyal akan pergi.

Selain itu, baru lima hari sebelumnya Zidane membawa Madrid memenangi Liga Champions untuk kali ketiga beruntun.

Keputusan Zidane ini dinilai eks pelatih Madrid Fabio Capello sudah tepat. Sebab Capello menilai sejak awal posisi Zidane sudah terancam dengan kegagalan di La Liga.

“Tanpa gelar Liga Champions ketiga dia bakal sudah dipecat oleh Florentino (Perez – Presiden Madrid). Sebelumnya ada banyak polemik dan Perez ingin bertindak sebagai pelatih,” kata Capello kepada Sky.

“Ketika dia menang, dia akan senang, kalau tidak dia akan menyalahkan orang lain. Saya dulu dipecat dengan cara yang sama.”

“Saya tak merasa Zizou punya pekerjaan lain yang menanti, karena tidak ada banyak posisi bebas di klub-klub. Saya rasa setelah memenangi begitu banyak hal, dia mau menunjukkan ke Florentino bahwa dia tak harus melatih dan dia bisa menentukan sendiri apa yang dia mau lakukan.”

“Sekarang dia bakal perlu menunjukkan bahwa dia bisa juara juga di tempat lain. Tapi dia tetap salah satu pelatih terhebat dalam sejarah Real Madrid,” imbuhnya dilansir Football Italia.

Madrid finis ketiga di La Liga 2017/2018, di belakang Barcelona dan Atletico Madrid. Dengan nilai 76, Madrid 17 poin di belakang Barcelona dan tiga poin di belakang Atletico.

KLIK DISINI

Masihkah Terbuka Pintu Yamaha untuk Lorenzo

Masihkah Terbuka Pintu Yamaha untuk Lorenzo

Mugello – Jorge Lorenzo masih belum mendapat kepastian akan masa depannya di Ducati. Masihkah pintu Yamaha terbuka untuk menerimanya kembali?

Belum jelas apakah Lorenzo bakal lanjut di Ducati atau tidak musim depan. Kontraknya yang habis di akhir musim belum juga diperpanjang, dengan kabarnya setelah MotoGP Italia bakal diputuskan.

Kondisi abu-abu Lorenzo di Ducati memunculkan rumor dirinya kembali ke Yamaha. Pebalap berusia 31 tahun itu disebut berpeluang kembali ke tim Garpu Tala, tapi untuk mengisi slot tim satelit.

Adapun tim satelit Yamaha memang tengah mencari partner baru, menyusul keputusan Tech3 beralih ke KTM. Yamaha dikabarkan siap menggandeng Marc VDS sebagai penggantinya, yang juga dikabarkan ingin beralih pabrikan dari Honda ke Yamaha. Namun situasi Marc VDS juga mash belum jelas.

Mengomentari skenario itu, bos tim MotoGP Yamaha Lin Jarvis angkat suara. Ia menilai bisa saja Lorenzo kembali ke Yamaha, tim yang sempat diberi tiga gelar juara dunia oleh pebalap asal Spanyol tersebut.

“Kami akan melihat apakah dia lanjut atau tidak (di Ducati), kami harus menunggunya. Mungkin juga bisa tidak lanjut jika tidak ada tempat. Jika tim Marc VDS tidak pergi, ada dua slot yang kosong. Kemudian ada pebalap dari Moto2 yang datang ke MotoGP dengan kontrak untuk tahun depan. Ada 4-5 slot lebih sedikit untuk para pebalap yang sekarang berada di MotoGP,” kata jarvis.

“Namun , secara resmi dia belum keluar dari Ducati, tapi kami menunggu dan melihat apa yang terjadi. Empat minggu lalu saya yakin dia akan ke Suzuki, tetapi tampaknya itu tidak akan terjadi. Sekarang dia dalam posisi sulit. Dia biasa menjadi pebalap pabrikan, maka menjadi pilot satelit akan sangat berbeda. Apakah di Yamaha dia untuk tim satelit? Bisa jadi,” ungkap Jarvis.

INFO LENGKAP

David Alaba Tegaskan Masih Bahagia di Bayern

David Alaba Tegaskan Masih Bahagia di Bayern

Wina – David Alaba merespons rumor ketertarikan Real Madrid menggaet dirinya. Pemain serba bisa Bayern Munich itu mengaku masih bahagia di Jerman.

Rumor Madrid mengincar Alaba mencuat lagi berkat komentar ayahnya, George, beberapa waktu lalu. Ketika itu ia mengklaim Los Blancos amat bernafsu mendatangkan anaknya.

Alaba, di sela-sela pemusatan latihan bersama Timnas Austria, mengomentari rumor tersebut. Pemain berusia 25 tahun itu mengaku masih bahagia berseragam Die Roten.

“Saya tahu bahwa di sepakbola, segalanya bisa terjadi dengan cepat. Tapi, untuk saat ini, saya fokus pada tim nasional dan setelah itu, akan menjalani pramusim bersama Bayern Munich,” kata Alaba dilansir AS.

“Saya senang di Munich dan saya masih memiliki banyak hal yang harus dilakukan di sana,” sambungnya.

Kontrak Alaba di Bayern masih sampai 2021. Musim ini, pemain yang bisa mengisi posisi bek tengah, sayap, atau gelandang itu mengantar Bayern menjuarai Bundesliga Jerman.

INFO LENGKAP

Tentang Kans Lorenzo ke Tim Satelit Yamaha

Tentang Kans Lorenzo ke Tim Satelit Yamaha

Jakarta – Masa depan Jorge Lorenzo di Ducati masih belum jelas. Menilik situasinya, pebalap MotoGP asal Spanyol itu bisa saja kembali ke Yamaha musim depan.

Lorenzo didatangkan Ducati pada musim panas 2017. Pindah ke pabrikan Italia, juara dunia tiga kali MotoGP itu justru kesulitan. Hingga saat ini, Lorenzo belum juga memberi kemenangan untuk Ducati. Prestasi terbaiknya juga hanya menjadi runner up.

Kontrak Lorenzo sendiri akan habis akhir musim nanti yang artinya. Sejauh ini, belum ada tanda-tanda kerja samanya bersama Ducati bakal berlanjut, meski rekannya Andrea Dovizioso sudah meneken kontrak baru.

Nasib Lorenzo bertahan di Ducati memang 50:50. Pasalnya, Ducati mulai mempertimbangkan menaikkan kelas salah satu dari dua rider tim satelitnya yakni Jack Miller dan Danilo Petrucci dari tim satelitnya Alma Pramac Racing.

Lorenzo sempat dirumorkan bakal menggantikan Andrea Iannone di Suzuki. Tapi kini peluang itu lebih dekat kepada Joan Mir, pebalap Moto2.

Kini ada kans Lorenzo kembali ke Yamaha. Dilansir Autosport, ada jalan yang membuka peluang tersebut. Skenarionya adalah Lorenzo membalap untuk tim satelit Yamaha.

Tim satelit Yamaha sendiri sedang mencari partner baru, menyusul keputusan Tech3 beralih ke KTM musim depan. Untuk mendatangkan Lorenzo, diklaim Yamaha harus menggandeng Marc VDS. Marc VDS juga dikabarkan siap beralih dari Honda ke Yamaha. Namun keretakan manajemen membuat semuanya masih abu-abu.

Jika skenario itu berjalan, maka Lorenzo akan pindah ke tim satelit Yamaha dengan tim Marc VDS. Adapun rekan duetnya kemungkinan Franco Morbidelli, juara dunia Moto2 musim lalu yang kini jadi pebalap MotoGP Marc VDS.

INFO LENGKAP GP

Rayakan Gelar Juara, Real Madrid Arak Trofi Liga Champions Keliling Kota

Rayakan Gelar Juara, Real Madrid Arak Trofi Liga Champions Keliling Kota

Real Madrid berhasil menyabet trofi Liga Champions untuk ke-13 kalinya. Puluhan ribu Madridista memadati alun-alun kota Madrid dalam acara arak-arakan trofi. Continue reading “Rayakan Gelar Juara, Real Madrid Arak Trofi Liga Champions Keliling Kota”

Usai Piala Thomas, Kento Momota Bidik Kejuaraan Dunia

Usai Piala Thomas, Kento Momota Bidik Kejuaraan Dunia

Bangkok – Kento Momota sempurna di Piala Thomas 2018 kendati Jepang gagal juara. Momota kini membidik Kejuaraan Dunia yang akan bergulir pada akhir Juli nanti.

Pebulutangkis berusia 23 tahun itu memenangi setiap dari enam pertandingan yang dilakoninya sejak babak penyisihan grup Piala Thomas 2018. Momota mengalahkan pebulutangkis nomor satu dunia Viktor Axelsen (Denmark) di semifinal dua gim langsung 21-17, 21-9 dan atas eks pemain nomor satu dunia Chen Long (China) di final dengan skor 21-9, 21-18.

Performa ini menegaskan bahwa Momota sudah mulai kembali ke jajaran pebulutangkis papan atas dunia meskipun saat ini Momota masih menempati peringkat 12 dunia, di bawah Jonatan Christie (11). Karier Momota sebelumnya sempat mengalami kemunduran setelah ia tersangkut kasus judi pada 2016.

Momota mengungkapkan bahwa target dia selanjutnya adalah Kejuaraan Dunia Bulutangkis, yang akan digelar di Nanjing, China, pada 30 Juli sampai 5 Agustus mendatang. Dengan persiapan yang tidak cukup panjang, Momota berharap bisa mendapatkan hasil terbaik.

“Target selanjutnya adalah kejuaraan dunia,” ungkap Momota kepada detikSport melalui penerjemah saat ditemui di mixed zone Impact Arena, Bangkok, Thailand, Minggu (27/5/2018).

“Saya akan mencoba untuk memenanginya, tapi jarak turnamen Piala Thomas dengan Kejuaraan Dunia — tidak ada banyak waktu. Saya akan beristirahat dulu. Saya akan berusaha memenanginya, tapi kita lihat saja.

Momota comeback pada pertengahan 2017 setelah diskors karena skandal judi ilegal bersama kompatriotnya, Kenichi Tago. Selama menjalani hukuman, Momota tidak jauh-jauh dari bulutangkis.

“Saya mengajar bulutangkis pada anak-anak dan mulai dari awal lagi. Dari situ saya sadar saya sangat mencintai olahraga ini,” kata Momota.

KLIK DISINI