Menyeberang ke Campuran Ganda, Ricky Berambisi Membayar Kepercayaan

Menyeberang ke Campuran Ganda, Ricky Berambisi Membayar Kepercayaan

 

Ricky Karanda Suwardi bergabung dalam skuad ganda campuran yang dimulai awal 2018. Bersama dengan Debby Susanto, dia bertekad untuk mengalahkan jumlah orang di luar Yordania.

Ricky akan menjadi pemain ganda campuran sepenuhnya mulai 2018. Awalnya, Ricky hanya akan membuat ganda campuran untuk mengasah fisik dan teknik. Tapi ternyata, double campuran butuh energi.

Situasinya membuat Ricky memulai sebuah jalur baru; sebagai pemain ganda campuran. Dengan pelatih, ia dipasangkan dengan Debby yang mengumpulkan dua judul seri super dengan Praveen Jordan. Praveen berpasangan dengan Melati Daeva Oktavianti.

Keputusan diambil untuk mencari ganda campuran terbaik sebagai lapisan Tontowi Ahmad / Liliyana Natsir. Ricky ditantang untuk menjawab kepercayaan Richard Mainaky, pelatih pelatnas campuran ganda

“Awalnya, ada tawaran untuk bermain ganda (ganda putra dan ganda campuran) dan dikonfirmasi bahwa sektor ganda putra akan memiliki pemain yang masuk sehingga jumlahnya aneh, jadi saya bahkan bisa pindah ke campuran,” kata Ricky saat dihubungi wartawan, Rabu (6/12/2017).

Bagi Ricky yang bermain di sektor ganda campuran bukanlah yang pertama kali. Di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012, ia pernah berpasangan dengan Richi Puspita Dili. Saat itu keduanya mengalahkan Tontowi / Debby. Namun, untuk tingkat internasional ia tidak pernah menjajalnya.

“Di Pelatnas jarang bermain campuran lebih sering di klub, ya, tugas baru ini saya akan hidup tanpa ada yang kehilangan karena baru,” katanya.

Bertekad untuk Memperoleh Praveen

Meski sudah terbiasa bermain di nomor ganda, Ricky mengaku masih kesulitan menjaga kohesifitas dan komunikasi. Karena itu, dengan Debby akan memperbaiki kesulitannya.

“Saya baru mulai latihan besok, tapi ini hanya sebuah program dari Kak Icad (Richard Mainaky). Adaptasi pertama, saat memulai program dengan Debby awal Januari atau setelah Dubai karena Praveen / Debby akan tetap turun pada bulan Desember ini,” ungkapnya.

Seiring dengan Angga, Ricky sudah mencapai peringkat keenam, namun dalam tiga bulan terakhir keduanya telah turun hingga akhirnya terjebak di 12 dunia. Ricky berharap perubahan ini bisa memberikan atmosfir baru bagi Indonesia dan persaingan di ganda campuran. Apalagi di tiga turnamen yang akan diikuti dengan Debby pada Januari hingga Februari mendatang, yakni Malaysia Master, Indonesia Master, dan India Super Series.

“Pertama-tama Malaysia adalah Ya, saya sama sekali tidak ingin pergi jauh-jauh, tidak akan ada target sama sekali, dan sesaat setelah Indonesia Master and India,” katanya.

“Sementara tujuan pribadi ingin melebihi dan kebetulan saya dipercaya dengan ganda campuran, target saya seharusnya lebih dari sekadar Praveen,” dia bertekad.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *